Mobile App (Android): Aplikasi Native yang Tayang di Google Play Store
Memiliki aplikasi sendiri di Google Play Store memberi bisnis Anda tingkat kredibilitas dan kedekatan dengan pengguna yang sulit dicapai website biasa. Aplikasi yang terinstal di ponsel pelanggan selalu ada di genggaman mereka — satu ketukan dari layar utama, dengan notifikasi yang langsung sampai. Tapi aplikasi yang dibuat asal-asalan (sekadar membungkus website) terasa lambat dan mengecewakan. Yang Anda butuhkan adalah aplikasi native sejati.
Layanan Mobile App (Android) dari SITUNEO membangun aplikasi Android native dengan tech stack modern (Flutter atau React Native) — performa native dan UX yang mulus, dipublish ke Google Play Store.
Kenapa Aplikasi Native, Bukan WebView?
- Performa native — cepat & mulus, bukan sekadar membungkus website
- Selalu di genggaman — satu ketukan dari layar utama pelanggan
- Notifikasi langsung sampai — kanal komunikasi yang powerful
- Kredibilitas di Play Store — bisnis Anda terlihat serius & established
- UX yang nyaman — pengalaman pengguna yang smooth & profesional
Apa yang Anda Dapatkan
App Android native (bukan WebView) dengan Flutter/React Native; design UI sesuai brand Anda; maksimal 10 screen utama (hero, list, detail, profile, dll); integrasi API dengan backend yang sudah ada (jika ada); publish ke Google Play Store (Anda buat akun developer); hosting backend API gratis selama langganan; plus maintenance gratis (bug fix, update OS). Pengerjaan 30 hari kerja.
Investasi & Langganan
Biaya setup Rp 750.000 sekali bayar, lalu langganan Rp 450.000/bulan yang mencakup hosting backend API, maintenance, bug fix, update OS, dan support. Cocok untuk bisnis yang butuh presence di Play Store dan app internal untuk operasional.
Kehadiran di Genggaman Pelanggan
Sebuah aplikasi di Play Store melakukan dua hal sekaligus: meningkatkan kredibilitas bisnis Anda (perusahaan yang punya app terlihat lebih established) dan menciptakan kanal langsung ke pelanggan. Berbeda dengan website yang harus diakses lewat browser, aplikasi terinstal selalu hadir di layar utama, dengan kemampuan notifikasi yang membuat Anda tetap terhubung. Dibangun native dengan Flutter atau React Native, aplikasi Anda terasa cepat dan profesional — bukan WebView yang lambat dan mengecewakan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa bedanya app native dengan WebView?
App native dibangun dengan Flutter/React Native untuk performa cepat dan UX mulus, bukan sekadar membungkus website (WebView) yang terasa lambat. Hasilnya terasa profesional dan nyaman digunakan.
Apakah aplikasi dipublish ke Play Store?
Ya. Aplikasi dipublish ke Google Play Store (Anda buat akun developer), dengan maksimal 10 screen utama, design sesuai brand, dan integrasi API ke backend yang sudah ada jika tersedia.
Berapa biaya mobile app Android?
Setup Rp 750.000 sekali bayar, lalu langganan Rp 450.000/bulan mencakup hosting backend API, maintenance, bug fix, update OS, dan support.
📱 Konsultasi Gratis WA: 085697219193 🌐 situneo.my.id 📧 cs@situneo.my.id | 📍 Situneo Digital Solusi Indonesia, Jakarta Timur NIB: 1401250064281